Dari Jualan Sepeda Jadi Raja Motor

Keuletan berbisnis sudah terpatri dalam diri Tjhin Kie Ton sedari kecil. Maklum ia dibesarkan dalam keluarga yang menekuni dalam bisnis jual-beli dan bengkel sepeda. “Setelah bisnis sepeda berkembang, kami berbisnis becak. Membuat becak sendiri, kemudian disewakan. Setelah itu bisnis gerobak roda dua yang juga kami sewakan,” tuturnya. Merasa sudah cukup menimba ilmu dari bisnis keluarga, lantas ia mengem bangkan usaha jual baut dan perleng kapan sepeda.

Baca juga : Jasa SEO Semarang

Namun usaha itu tidak berkembang bagus. Tak patah arang, Toni, begitu ia biasa disapa mencoba peruntungannya dengan berdagang rokok dan es krim. Lagi-lagi ia merasa keuntungannya kurang sepadan. Lantas, di 1973 ia banting setir dengan berbisnis motor. Pada saat itu di Pontianak belum banyak pengusaha yang melakukan bisnis di bidang otomotif. “Modal yang saya gunakan bersum ber dari dana bantuan Mama. Karena tidak besar, maka saya khususkan di bidang jual-beli spare part dan bengkel sepeda motor,” kata Toni.

Menjual Via Komunitas

Setelah menjalani usaha itu selama 2 tahun, Toni memberanikan diri menjual sepeda motor Suzuki. Maka, berdirilah PT. Indotama Motorika. Usahanya ternyata terus berkembang. Maklum pada waktu itu, persaingan masih longgar. Tapi itu cerita dulu. Era sekarang Toni merasakan persaingan semakin ketat. Namun ia tetap saja mampu menjadi salah satu yang terdepan di bisnis ini. “Penjualan kita saat ini menduduki ranking ke- 3 setelah 2 merek ATPM yang lain. Market share kami berkisar di angka 9 – 10%. Produk yang terlaris adalah Suzuki Satria,” tuturnya.

Apa kiat suksesnya? Salah satunya pola pendekatan yang ia tempuh. Yaitu mendekati komunitas penggemar sepeda motor. “Beberapa anak buah saya menjadi penggerak di berbagai klub sepeda motor,” katanya. Ia juga sering mendukung komunitas itu dengan cara memberikan jaket dan minuman ketika klub tersebut mengadakan kegiatan. Bukan hanya itu, Toni juga aktif membina dan melaksanakan aktivitas racing.

Sehingga wajar jika nama Indotama Motor dikenal baik di tingkat regional (Kalimantan ), maupun di tingkat nasional. Salah satu kompetisi balap motor yang pernah digelar yaitu Suzuki One Make Race Regional (OMR) 2011yang digelar dalam 4 seri. Dilangsungkan di kota-kota yang berbeda. “Tahun 2014 Suzuki akan kembali menggeber pemasaran melalui berbagai acara racing. Dibanding tahun-tahun sebelumnya, porsi di bidang ini akan ditambah,” kata Toni.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *