Categories
Home

Menikmati Arsitektur Hijau di Green School Bali Bagian 2

Ataupun penggunaan bambu untuk membangun Heart of School, bangunan bertingkat tiga yang menjadi ikon Green School. Bangunan dengan bentang selebar 60m ini berdiri di atas topangan 250 tiang bambu. Bentuknya seperti terpelintir, mirip spiral. Fondasinya pun berupa fondasi umpak, yang memang kerap digunakan di bangunan-bangunan tradisional Indonesia. Konsep green seperti suasana di alam juga diterapkan pada interior di kelas. Papan tulis dibuat menggunakan material bekas, lemari untuk buku hanya terbuat dari bambu yang memiliki penutup tirai dengan warna beragam. Sedangkan kursi dan meja untuk setiap kelas dibuat oleh pengrajin bambu setempat. Pun dengan tong sampah dan toilet. Semuanya serba bambu.

MANFAATKAN AIR HINGGA KOTORAN

Ciri utama bangunan yang berada di sini adalah terbuka. Tidak terlihat adanya dinding yang menutup ruangan dan juga termasuk untuk ruang kelas. Udara mengalir dengan bebas ke semua tempat belajar, karena itulah tidak dibutuhkan pendingin ruangan satu pun semua terasa alami dan sejuk. Energi alam berupa udara sejuk di Ubud pun tergunakan dengan baik. Bukan hanya udara sejuk yang dimanfaatkan di sekolah.

Arus sungai Ayung digunakan sebagai pembangkit listrik kita dapat melihat turbin dan generator di sana, sampah dan kotoran digunakan sebagai kompos atau sebagai biogas untuk memasak. Bahkan sungai pun dimanfaatkan sebagai kolam renang alam untuk para siswanya. Green School boleh dibilang jadi pelopor arsitektur hijau dan pemacu kebangkitan arsitektur bambu di Bali. Hal ini diakui Effan Adhwira, arsitek yang pernah membantu proses pembuatan sekolah ini. Pantas saja jika sekolah ini pernah dianugerahi penghargaan sebagai sekolah terhijau tahun 2012 oleh US Green Building Council.

Green School kini memiliki siswa lebih dari 400 orang. Selain diajarkan pelajaran umum, para siswa diajarkan cara beternak, bertani, membuat kompos, dan pelajaran alam lainnya. Sekolah ini juga menyediakan asrama untuk tempat tinggal para siswa. Green School ini terletak di Jl. Sibang Kaja, Banjar Seren, Kabupaten Badung, Bali, sekitar 30km dari Denpasar. Agak sulit untuk ditemukan, karena itu lebih baik Anda menggunakan bantuan GPS untuk menemukannya. Masyarakat umum bisa mengunjungi sekolah ini dengan mendaftar di situs www.greenschool.com. Tur dilakukan setiap hari Senin-Jumat pukul 2.45 siang dan Sabtu-Minggu pukul 10.30 pagi. Untuk mengikuti tur ini, Anda akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp100.000/orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *